Setetes Harapan

Barakallah.. Jadi Mahasiswi hehe.. Tingkat 2 kuliah di departemen paling keren “satu konsep banyak aplikasi”

Jreng..jreng FISIKA.. Ilmu dasar yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketekunan. Makanya, orang-orangnya alim. Hehe…

Tetapi, sebagai seorang muslim kita bisa meneladani Abdus Salam, satu-satunya peraih Nobel Fisika yang notabenenya seorang muslim.Afwan, gak jelasin dia mazhab apa beliau. Melupakan masa lalu yang masih *polos. Alhamdulillah bisa masuk kelas unggulan di SMP paling keren di Depok, SMP N 3 Depok yang banjir prestasi. Dari sekolah itu mencetak orang-orang ahli. Ganbatte buat teman-teman SMP gue, aktivis UI. Bro, kita lost contact. Ahli metal yang paling gue segani, afwan pernah bilang kaya orang zaman dulu. Hmm, sekali lagi kita polos. Dear my bestfriend, comment allez-vous kita pernah menyukai seseorang yang sama. Halaqah dahsyat bareng mas’ulah gembul, imut, dan cantik, dua penggila anime, seorang ‘ndut yang baik hati, si jago karate, alim, dan gue yang suka renang dan nonton bola. Tapi, akhirnya kita memilih jalan masing-masing. Ku berpisah dengan kalian sob, sebentar gue sekolah di islamic school tapi nyatanya lingkungan gak enak. Padahal kalian menanti diriku di SMA N 1 Depok. Tapi, sob telah digariskan takdir untukku di SMA N 2 Depok. Di sekolah ini dinamika terasa. Organisasi yang lebih terstruktur dan penuh pertanggungjawaban telah membuat gue kalah perang. Tetapi, sekali lagi ada kesempatan di jurnalistik dan bismillah ikut OSN Fisika. SMA N 2 Depok terkenal dengan yang paling ganbatte guru-gurunya beda sama SMA N 1 Depok yang ganbatte anak-anaknya. Yang paling berpengaruh itu adalah guru Fisika. Dari mereka gue belajar memahami fisika. Saking asyiknya sama fisika, atmosfir sosial mulai terasa. Apalagi dapat pelatihan OSN bareng mentor sholeh, keren, nu kasep ti Bandung, Fisika ITB. Ada mentor kimia yang bulet lucu gimana gitu. Dia bilang “gue tiap malam minggu pacaran sama kimia”, terus ada yang kelihatan santai dan gak rapi tapi dia itu punya lisensi jaringan dari STEI yang maaf sepertinya dia muallaf. Dari para mentor-mentor itu mereka menghadirkan pengajaran ala ITB.  Sempat ditentang sama orang tua untuk masuk fisika karena mereka menginginkan aku ke pajak atau ekonomi. Berusaha keras untuk mengejar cita-cita ke fisika ITB sampai sudah siap ikut USM ITB di Bogor. Gue berstrategi untuk tahu kondisi tempat ujian USM ITB di Bogor itu tempatnya di SMANSA Bogor. Waktu itu ada TO Grafiti UI, sengaja milih teknik sipil. Alhamdulillah, passing grade gue sampai. Tetapi, habis pulang dari SMANSA Bogor ada yang buat gue galau. Kok kayaknya enakan kuliah di Bogor ya. Sejuk gimana gitu. Pulang dari SMANSA Bogor ibu gue bilang kayanya enakan kuliah di Bogor. Cetar deh gue.. IPB. Tapi namanya peraturan DIKTI dihapuskan jadi satu sistem membuatku galau. SNMPTN Undangan pilih IPB dan masih pengen Fisika. Mau jadi apa kamu? Dosen paling…

Namanya masa lalu dan masa depan gak ada yang tahu. Seperti….

this it

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Dinamika itu terasa lagi dalam torsi di Departemen Fisika IPB. Ternyata energik, menyenangkan, ceria celalu (ups alay)

Dosen-dosen Fisika IPB keren sob. Subhanallah terasa dimentoring terus kalau lagi berdiskusi dengan mereka. Karena ilmu dasar masih terasa bingung mau ke keahlian mana. Mudah-mudahan ada titik terangnya nanti. Sementara, gue masih menikmati gelombang. Ohya, tentang mahasiswa sebagai agent of change untuk bergerak melawan hegemoni kekuasaan hmm.. Kebaikan dan keburukan selalu berseteru sampai akhir. Bersama FMIPA mewarnai dunia. Serum-G membumi.

Mewujudkan suatu kekhalifahan yang pernah dirawihkan hadisnya, afwan lupa perawihnya. Akan ada zaman keemasan seperti di Andalusia dulu.

Masih ada masa lalu yang kuingat dari seorang guru mengatakan gak cocok jadi Diplomat, kamu itu di Lab (red:Ilmuwan). Patah banget rasanya padahal udah berusaha belajar bahasa Jerman, Prancis, dan Turki. Akhirnya kulupakan. Mulai untuk fokus menjadi ahli bio instrumentasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s