Lautan yang Tenang Menginspirasi Kehidupanku

Berawal dari masuk perguruan tinggi negeri yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Institut Pertanian Bogor merupakan kampus yang dinamis dan berbeda dari kampus lainnya.

Saya mengambil fisika Institut Pertanian Bogor karena saya suka fisika sejak SD. Mengapa? Karena kata orang pelajaran yang paling susah adalah fisika. Bukan berarti, saya pintar fisika. Saya mendapatkan fisika pertama kali di bangku SMP. Itupun tidak serta merta nilai saya bagus karena proses belajar saya yang kurang strategi. Saya sering remedial fisika sewaktu SMP, begitupun di bangku SMA. Sekali lagi, saya katakan bahwa saya menyenangi fisika karena saya ingin berpikir maju. Sebagai seorang muslim yang sering membaca Qur’an banyak dijelaskan fenomena fisika. Saya menyenangi buku-buku karya Harun Yahya yang menyuruh kita untuk mengambil hikmah dari setiap kejadian dalam kehidupan ini.
Saya bercita-cita menjadi ilmuwan yang terjun ke lapangan. Menelusuri langkah sebagai penjelajah bumi layaknya para pengembara dalam sejarah. Saya juga menyenangi kartun khususnya tentang petualangan, apalagi tentang laut. Sewaktu saya kelas 6 SD ada karakter kartun Sponge Bob yang menceritakan kehidupan di bawah laut dengan segala imajinasi yang sebenarnya tidak nyata, namun berhasil untuk mengajak lebih tahu tentang kehidupan di bawah laut. Sejarah Indonesia juga mengatakan bahwa nenek moyang orang Indonesia adalah seorang pelaut.

Kembali saat ini, saya akan fokus masa kini. Saya berniat mengambil minor ilmu kelautan karena khayalan semasa kecil sampai kini menjadi penjelajah darat maupun laut. Mungkin berat untuk mengambil minor teknik kelautan sebab IP ditentukan dengan level yang di atas rata2 NMR TPB. Materi TPB angkatan 48 berbeda di atas angkatan sebelumnya lantaran saya mendapatkan ilmu departemen yang jujur saya katakanan agak berat. Tapi, apapun yang terjadi kalau sudah terluka nikmati luka itu sampai sembuh luka itu perlahan-lahan. Ada saran untukku agar berhati-hati dengan jadwal departemen yang sering bentrok.

Lautan adalah kehidupan yang tenang dan damai. Di dalamnya terdapat sumber kekayaan yang tak terbatas. Teringat kata-kata guru bahasa Indonesiaku sewaktu SMA “Raihlah mimpi setinggi angkasa, Rendahkanlah hatimu sedalam samudera”. Senang sekali waktu SMA adalah pengalaman belajar yang sangat menyenangkan. Semoga berlanjut di kampus IPB.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s