Oh that’s Dream!

Kisahku di IPB dimulai sejak aku dinyatakan lulus seleksi SNMPTN Undangan 2011 pada tanggal 17 Mei 2011.Beginilah kata-kata yang terlihat di layar saat aku mengakses www.snmptn.ac.id

Selamat, Anda lulus seleksi SNMPTN Jalur Undangan 2011.

Penting: Anda harus melakukan pendaftaran ulang di PTN tempat Anda diterima.

Informasi pendaftaran ulang di PTN Anda dapat dilihat pada link di bawah (klik pada tulisan Informasi Pendaftaran Ulang):

Informasi Pendaftaran Ulang

http://snmptn.ipb.ac.id/

Aku masih bingung dan masih tidak menyadarinya karena sebenarnya IPB bukan yang aku inginkan. Tetapi, inilah pilihan yang terbaik diberikan Allaah padaku. Ketika aku sadar dan berusaha untuk sadar karena masih terngiang-ngiang PTN yang aku dambakan.

Alhamdulillah, aku punya sosok seseorang yang dapat menguatkan diriku. Beliau adalah nenekku. Nenekku adalah ibuku. Sejak kecil aku diasuh oleh nenekku. Sebagian pendapat orang ‘anak nenek’ dimanja. Namun, aku menepisnya karena sebenarnya beliau adalah seorang pekerja keras dan pribadi yang disiplin.

Kita rasakan sensasi masuk Graha Widya Wisuda saat registrasi mahasiswa baru. Aku berangkat bersama nenekku naik angkutan umum. Alhasil, macet parah di Cilangkap, Cibinong, dan Jalan Baru. Sebenarnya, aku tidak tahu IPB dimana karena memang jarang ke Bogor. Aku tahunya juga IPB International Convention Center di Kota Bogor karena waktu itu ada undangan IPB ke sekolahku. Aku berangkat bersama guru BP dan teman-temanku dengan mobil sekolah.  Sedangkan, Dramaga itu ternyata pedalaman. Aku sudah was-was  karena di Cilangkap sudah terjebak macet jam  tujuh. Sedangkan, registrasi di GWW jam delapan. Tepat jam delapan aku di Jalan Baru. Aku tanya sama orang sekitar ternyata Dramaga masih jauh sekali.  Di saat itu aku panik dan malah menangis. Bagaimana aku sudah telat, aku takut. Akhirnya, aku sms temanku yang dapat IPB juga. Padahal dia sudah menawarkan tumpangan. Aku pasrah dan solusi pun terpecahkan. Temanku menjawab smsku. Ternyata, dia melihatku dan mengajakku untuk ikut bersama. Aku langsung turun dari angkot, lalu pindah ke mobil temanku. Sungguh pertolongan Allah itu dekat. Setelah aku sampai di Bogor, ternyata masih banyak yang belum datang.

Di GWW aku di sambut oleh kakak-kakaknya yang memakai jas kebanggaan almamater IPB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s