Takjubkah


My life is going to movement.
Dari hari ke hari gw bertemu orang yang berbeda-beda. Menilai sikap dan perbuatan. Menyadari persamaan dan perbedaan yang ada.
Gw coba untuk ‘sharing’ sama salah satu dari orang-orang tersebut. Gw menyadari kalo satupun gak ada yang sempurna. Kekurangan yang dimiliki akan dilengkapi oleh seseorang yang lain. Gw sebenarnya terkenal cuek, ‘easy going’, dan aneh. Beberapa pandangan gw yang kontroversial tentang hal pada umumnya kurang begitu dipahami orang pada umumnya. Makanya gw lebih tipe ‘plegmatis’.

Kenapa gw nulis blog ini yang kesannya curhat. (hahaha)..😀

Buat penghiburan diri.  Penat dan jenuh! Di saat orang mencoba melakukan hal yang baru, gw udah pernah ngelakuin gitu. Contoh: gw dah curi start buat belajar satu pelajaran yang gw sukai. Yg lain pada publikasi. Padahal gw pikir ilmu yang baru didapat sedikit. I like learning new things.

Ehm, gw nyampur-nyampurin bahasa inggris bukan kesannya borju ya? Hahaha.. gak kok ini pribadi gw kok. Gw suka dengan pengalaman yang berharga. Dan satu lagi gw suka berkawan. Nah ngomong-ngomong berkawan. Gw suka konsultasi sama ibu gw. Ya emang anak mami si. Gw gak suka tipe glamor  kaya anak-anak yang suka nongkrong bareng temannya. Ya karena gw cuek dan easy going itu.
Gw begitu keras kepala sehingga sampai orang lain datang untuk memperbaiki gw.
 Sebenarnya, gw gak suka sharing sama lawan jenis gw.
Yah buat jaga diri aja. Dunia  di luar itu parah banget gak meandang etika. 
Maklum tradisi di keluarga gw masih tradisional. 
Gw si terima-terima aja. Walau sepertinya banyak yang belum gw ketahui.
Ohy, gw sharing seseorang pada ibu gw. Iya sih terkesan, soalnya gw baru pertama kali dapat ucapan ulang tahun dari seseoran anak adam. (hahaha)

Gw cerita dia bukan anak rank 10 besar atau pengaruh. Tapi, dia pekerja keras. Ehm, menariknya 4 universitas udah digenggam. Tapi dia

gak sombong. Asyik sharing kaya orang kaya gitu. Gw tuh suka telat mengetahui sisi kebaikan seseorang dan perasaannya. Ye.. yg tadi sifat gw itu. “cuek” Itupun diberitahu sama dia. ‘Mungkin dari dulu gak cuek sama gw’ ya.. kurang lebih ujarnya gitu. Maaf ya!

Ehm, tahu gak respon ibu gw yang gw kira superketat aturannya.

“Kamu sejak kenal anak itu jadi gemuk”

Ya ampun… tapi gw takut salah seseorang. Soalnya ibu gw juga berharap akademis gw juga membaik.

Kata ibu gw, “Terima Kasih setelah memasuki umur tujuh belas tahun, kamu gak kaya anak lainnya yang suka glamor. Dan ibu menyukai prinsipmu yang belum pernah punya pacar ataupun kekasih (sama aja ya?!.. hehe) . Sekarang kamu mulai mengenal yang namanya CINTA. Tapi berkawan itu penting daripada pacaran. Dan ibu tidak membatasi kamu untuk mengenal seseorang itu. Boleh jadi teman dekat.”

Gw sih kadang ill feel kalo kesannya lagi berdua. Walau sebenarnya gw anggap cuma teman. Tapi suka rasanya terbang gitu kalo bisa lebih dekat. Eh ntar malah jadi khalwat. Gak boleh! Pada prinsipnya : Jangan sampai cinta ini melebihi cinta yang sesungguhnya pada yang punya Maha Penyayang. Dialah Sang pemilik Cinta yang Abadi. Sejauh ini gw berharap ada peningkatan kualitas pada hidup gw.
Ya Rabb.. sesuatu yang dilandasi dengan cinta akan memberikan yang terbaik.

Give the love, Give the best..



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s